![]() |
| Foto: dok.BNPB |
Berikut Fakta-fakta Puting Beliung Yang Menerjang Bogor :
- Terbentuknya Awan Jenis Cumulonimbus
Berdasarkan citra Satelit Himawari terpantau liputan awan konveksi dengan jenis Cumulonimbus di wilayah Bogor bagian selatan. Awan itu dapat menyebabkan hujan dengan sedang sampai lebat tetap angin kencang, puting beliung dan kilat atau petir.
- Ada 4 Keluharan yang Diterjang Puting Beliung
Empat kelurahan yang diterjang dengan cara menempatkannya di Kelurahan Cipaku, Kelurahan Batutulis, Kelurahan Pamoyanan dan Kelurahan Lawanggintung.- Puting Beliung Terjadi Karena Transisi Cuaca
BMKG menjelaskan fenomena yang biasa terjadi di masa transisi musim kemarau ke musim hujan, begitu juga sebaliknya."Indikasi terjadinya hujan lebat disertai kilat / petir dan angin kencang berdurasi singkat. Satu hari sebelumnya udara di malam hari pagi panas dan gerah," kata Kabag Humas BMKG, Hary Tirto Djatmiko dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/12/2018) ).
"Tahap berikutnya awan itu akan cepat berubah warna menjadi abu-abu atau hitam yang dikenal dengan awan Cumulonimbus," tutur Hary.
- 50 Rumah Rusak
Data sementara dari BNPB, sebanyak 50 unit rumah yang mengalami kerusakan akibat puting beliung. Atap rumah beterbangan akibat dihembus angin."Data sementara sebanyak 50 unit rumah mengalami kerusakan. Diperkirakan jumlah rumah rusak akan bertambah karena banyak rumah yang terdampak puting beliung di 4 kelurahan," kata kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya, Kamis (6/12/2018) ).
- 6 Kendaraan Ringsek dan Pohon Tumbang
Ada 6 unit kendaraan yang ringsek berantai pohon tumbang."Ada 6 unit kendaraan ringsek. Pohon tumbang di 5 titik di kawasan Bogor Selatan," jelas Sutopo.
- 1 Orang Tewas
Ada pula penduduk yang tewas karena mobil yang dikendarai ringsek tertimpa pohon. Korban bernama Eni Retno itu sendirian di dalam mobil."Korban dinyatakan satu orang meninggal dunia atas nama Eni Retno, kelahiran 1972, warga perumahan Bogor Nirwana Residence, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor," kata Camat Bogor Selatan, Sudjatmiko, saat ditemui di lokasi.
- Perjalanan Kereta Sukabumi-Bogor Sempat Dihentikan
perjalanan kereta Sukabumi-Bogor dihentikan sementara selama di Stasiun Maseng selama 30 menit. Hal itu karena adanya pohon tumbang.BACA JUGA : Polri: Kami Akan Kejar Ke Mana Pun Kelompok Kriminal Bersenjata Berada
"Ada pohon tumbang di KM 8, antara Stasiun Batutulis-Stasiun Maseng," ujar kepala Stasiun Batutulis, Joko Sugianto, Kamis (6/12/2018).
Video Angin Puting Beliung Yang Menerjang Wilayah Bogor, Jawa Barat :




0 comments:
Post a Comment