"Saudara-saudaraku, saudara laki-laki dan perempuan, saudara laki-laki dan perempuanku, dan seluruh negeri, melalui reuni mujahid besar ini, mari kita renungkan sejenak tentang kondisi bangsa dan negara kita dalam 5 tahun terakhir," kata Habib Rizieq melalui video diputar di Grand Reunion 212 Monas, Jakarta Pusat, Minggu (2/12/2018).
![]() |
| Seruan Habib Rizieq menjelang Reuni 212 (YouTube Front TV) |
"Pertama, pembasmian besar-besaran terhadap bidaah dan penodaan agama, para pelakunya dilindungi dan dibesarkan. Meskipun agama apapun, agama apapun mungkin tidak tercemar dan tercemar, apalagi Islam, yang merupakan agama yang rahmatan lil alamin," katanya.
Kondisi kedua, Habib Rizieq menyebutkan adalah penghilangan ketidakadilan dan ketidakadilan yang meleburkan sendi-sendi penegak hukum. Ada sikap suka yang merupakan dasar penegakan hukum.
"Hasilnya, rezim yang suka bebas melanggar hukum, sementara ketidaksukaan rezim akan dieksploitasi dengan berbagai rekayasa hukum," katanya.
QQ Online Terpercaya - Ketiga, menurut Habib Rizieq, dalam 5 tahun terakhir telah terjadi kelalaian pengembangan sistem ekonomi neolib berdasarkan sistem utang ribawi. Sistem ekonomi telah mengundang penjajah asing.
"Penjajah asing kejam dan keras dan kejam. Sehingga mereka menghancurkan ekonomi rakyat biasa. Orang kaya semakin kaya, orang miskin semakin miskin, pekerjaan dijarah, nilai mata uang terus menurun, pasar publik dipadamkan oleh konglomerat hitam, yang muda sekarang banyak yang kelaparan dan kurang gizi, "katanya.
Keempat, Habib Rizieq menyebutkan kemunkaran dan ketidakpatuhan, seperti perdukunan, korupsi, narkoba, alkoholisme, perjudian, pornografi, pornografi, pelacuran, dan LGBT, dibiarkan begitu saja. Akibatnya, imoralitas merajalela dan merusak.
"Yang kelima, akulturasi dan pelestarian kebohongan, dalam pengelolaan negara. Ironisnya, berbohong adalah tradisi dan ditampilkan telanjang, bahkan dalam pertanyaan kecil itu pasti bohong. Orang-orang terus-menerus diberi makan oleh hoax dan pernyataan fitnahan, pernyataan yang penuh kebohongan dan kebohongan, "katanya.
Domino - Bawaslu sebelumnya telah memperingatkan bahwa tidak akan ada elemen kampanye dalam reuni 212. Bawaslu mengatakan kampanye tidak boleh dilakukan, baik oleh peserta maupun panitia acara.
"Ya, semua 212 peserta reuni tidak bisa berkampanye, baik panitia maupun peserta," kata anggota Bawaslu, Rahmat Bagja, saat dihubungi, Kamis (29/11/2018).
Bagja mengatakan kampanye itu dilarang, baik kampanye pemilihan presiden maupun kandidat. Selain itu, 212 peserta atau anggota komite dilarang menghina atau mengekspresikan pidato kebencian.
BACA JUGA : 7 Mahasiswa Terbunuh oleh Tanah Longsor di Pemandian Daur Paris Karo



0 comments:
Post a Comment